Wagub Sumsel Cik Ujang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitul Huda di OKU Timur

Rabu, 1 April 2026

Belitang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan kembali Masjid Baitul Huda di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, pada Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat dalam memperbarui sarana ibadah yang telah berdiri selama puluhan tahun.

Dalam sambutannya, Wagub Cik Ujang menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini bukan sekadar fisik bangunan, melainkan simbol penguatan keimanan di tengah masyarakat. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan warga Desa Mekar Jaya yang menunjukkan kekompakan luar biasa.

"Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Mekar Jaya. Semoga semangat ini semakin kuat dan kompak dalam menyelesaikan pembangunan masjid ini," ujar Cik Ujang.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wagub Cik Ujang juga memberikan bantuan stimulan berupa100 sak semen dan 100 batang besi ukuran 8

Tak hanya itu, ia juga mengajak jajaran pejabat Pemkab OKU Timur dan pemerintah desa untuk turut berkontribusi aktif dalam percepatan pembangunan masjid tersebut.

Ketua Panitia Pembangunan, H. Tuhana, menjelaskan bahwa Masjid Baitul Huda sudah berdiri selama 30 tahun. Mengingat kondisi bangunan yang sudah kurang nyaman untuk beribadah, masyarakat sepakat melakukan rehabilitasi total melalui musyawarah.

Pembangunan masjid baru ini direncanakan seluas 17 m2 dengan estimasi total biaya mencapai Rp 1,2 Miliar.

"Selama enam tahun terakhir, warga secara swadaya mengumpulkan iuran wajib Rp 50 ribu per bulan hingga terkumpul Rp 210 juta yang disimpan di BSI. Alhamdulillah, tepat setelah Idul Fitri, hari ini bisa dilaksanakan peletakan batu pertama bersama Bapak Wagub," ungkap Tuhana.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati OKU Timur, H. M. Adi Yuda, berpesan kepada masyarakat agar setelah bangunan ini selesai, semangat gotong royong tidak lantas pudar.

"Jika nanti sudah selesai dibangun, tugas kita bersama adalah memakmurkan masjid ini. Pertahankan rasa memiliki terhadap aset desa ini agar manfaatnya terasa hingga generasi mendatang," pungkasnya.